Jack Wilshere kembali tampil mengesankan saat Arsenal melanjutkan kemenangan mereka di ajang Europa League. Hasil 1-0 saat menghadapi Red Star Belgrade kembali menjadi pentas bagi Wilshere untuk menunjukkan kualitasnya. Gelandang yang satu ini begitu terlibat dalam membangun gol penentu, berkombinasi dengan Theo Walcott untuk merancang gol overhead Olivier Giroud.

Arsene Wenger boleh saja menganggap Europa League sebagai ajang sampingan. Meskipun demikian, Wilshere jelas begitu menikmati menit bermain yang diberikan oleh sang pelatih. Pemain berusia 25 tahun ini banyak mengeksploitasi sisi kiri Arsenal dan kembali menampilkan performa baik seperti yang ia berikan saat Arsenal menang 4-2 atas BATE Borisov tiga minggu yang lalu.

Wilshere sering terlihat memenangkan bola saat berada di tengah lapangan dan menjadi jenderal para pemain muda Arsenal yang diturunkan oleh Wenger. Ia menampilkan kecerdasan dan ketenangan untuk mengatur kendali bola sehingga pertandingan tampak indah di mata para penonton. Segala sesuatu seolah sudah dirancang oleh dirinya dan bukan kebetulan Arsenal mampu meraih hasil positif disaat produktivitas sepertinya sulit untuk didapatkan.

Arsenal seolah mampu mendapatkan keleluasaan mengembangkan permainan dengan kehadiran Wilshere mengatur skenario gol di babak kedua. Ia mampu menembus pertahanan Red Star dengan memainkan one-two cerdas bersama Walcott. Kreativitas dan semangat yang ditunjukkan oleh lini tengah Arsenal seolah menjadi sindiran atas permainan tim ‘utama’ the Gunners di Premier League. Wenger sendiri bahkan bilang bahwa Wilshere ‘hampir kembali ke permainan terbaik’.

Selain Wilshere, Giroud juga menjadi salah satu pemain yang mendapatkan pujian. Sabar menantikan kesempatan di tim utama seiring dengan kehadiran Alexandre Lacazette ke Arsenal, ia justru menandai penampilan ke empatnya di musim ini dengan performa gemilang. Pemain Arsenal ini mencetak gol ke 101 bersama Arsenal dengan tendangan salto akrobat yang membuat Arsenal mampu mengamankan tiga poin saat bermain di Serbia.

Para pemain muda seperti Ress Nelson juga tak mau kalah bersinar. Pemain yang baru berusia 17 tahun ini menegaskan reputasi dirinya sebagai pemain berbakat Arsenal untuk posisi bek sayap kanan. Kepergian Alex Oxlade-Chamberlain seolah sama sekali tak berarti. Meskipun sempat beberapa kali salah antipasi, Nelson mampu merepotkan para pemain Red Star dengan kecepatan dan skillnya. Pemain yang satu ini bisa saja akan segera mengorbit bersama tim utama Arsenal dalam waktu dekat.

bca
SENIN - JUMAT

21.00 - 00.00 WIB
22.00 - 23.00 WIB

SABTU - MINGGU

00.00 - 06.00 WIB

mandiri
SENIN - JUMAT

21.00 - 00.00 WIB
22.00 - 23.00 WIB

SABTU - MINGGU

00.00 - 06.00 WIB

bni
SENIN - MINGGU

ONLINE 24 JAM

bri
SENIN - JUMAT

21.00 - 00.00 WIB
22.00 - 23.00 WIB

SABTU - MINGGU

00.00 - 06.00 WIB